Bintang ‘Opera Van Java’, Sule, mengetahui banyak acara yang mengandung unsur kekerasan dihentikan.
Sule menganggap adegan kasar dalam sebuah acara komedi adalah sesuatu yang wajar. “Kan memang prinsipnya menghibur, jadi wajar saja, asalkan tidak berlebihan,” ujar Sule saat ditemui usai acara konferensi pers acara terbaru Trans7, ‘Pas Mantab’, di gedung Trans TV. Pria berambut pirang itu menuturkan acara komedi yang dilakoninya memang membutuhkan sedikit adegan kasar, seperti mendorong, menoyor kepala dan memukul dengan benda yang terbuat dari styrofoam. Hal itu diperlukan untuk mengundang gelak tawa pemirsanya.
Sebelumnya, Sule juga sempat mengurangi adegan kasar di acara ‘Opera Van Java’. Sayangnya, hal itu malah mandapat protes dari para pemirsanya. akhirnya kita dan tim kreatif mengambil batasan-batasan yang sewajarnya saja. Soal presenter acara musik yang bertingkah kasar, Sule pun berkomentar. Menurutnya, hal itu sangat tidak cocok.
Sule ‘Hobi’ Koleksi Rumah.
Terjun di dunia lawak ternyata bukan sekedar cari peruntungan ataupun asal ‘nyemplung’. Sule Pelawak berambut gondrong dan diwarna pirang itu mengawali komitmennya itu dengan terlebih dahulu menimba ilmu di sebuah sekolah seni di Bandung. seiring dengan karirnya yang mulai menanjak, otomatis pemasukannya pun makin bertambah. Dan Sule “Sejak menang API Akademi Pelawak Indonesia, gue udah beli mobil sebelum beli rumah. Soalnya menurut gue saat itu mobil lebih penting. Sekarang udah punya rumah di Bandung, mau bikin rumah keempat,” Ujarnya.
Walau punya rumah di Bandung,sule memilih tinggal di Jakarta. Hal itu dilakukannya agar sang istri bahagia. “Bini nggak mau (tinggal di Bandung),nggak betah katanya. Di Bandung ada dua rumah untuk usaha warnet, salon, clothing, jual-beli HP. Sekarang mau bikin studio musik, itu juga sekalian buat kegiatan istri. Daripada dia keluar main yang nggak perlu,” tegas pria penggemar berat Rhoma Irama.