Sebuah jajak pendapat yang dikelola Britain’s Society of Chiropodists and Podiatrists di Inggris menemukan, tujuh dari 10 ibu hamil menderita penyakit kaki setelah mengenakan sepatu bergaya. Jadi, berhati-hatilah mengenakan alas kaki saat sedang hamil.
Berdasarkan jajak pendapat tersebut, dari sekitar 1.000 wanita hamil yang disurvei, 45 persen mengalami kaki bengkak, 37 persen bengkak di pergelangan kaki, dan 16 persen menderita nyeri tumit selama masa kehamilan. Sebanyak 32 persen dari responden ternyata tak biasa melepas kebiasaan mengenakan sepatu hak tinggi (high heels) saat hamil.
Tidak hanya sepatu bertumit tinggi yang tidak baik untuk wanita hamil. Sebab, dari jajak pendapat 66 persen responden terbiasa memakai sandal jepit selama hamil, 53 persen memakai sepatu flat balet, dan 30 persen mengenakan alas kaki bergaya lainnya.
Jadi, apakah wanita hamil benar-benar tidak boleh mengenakan alas kaki? Jajak pendapat itu menyimpulkan bahwa alas kaki paling ideal untuk ibu hamil adalah yang nyaman dengan ciri ukuran lebar pas.
Wanita hamil juga boleh mengenakan alas kaki berhak tinggi, namun tidak untuk waktu yang lama. Jika sudah terasa pegal dan tubuh seolah tak bisa menopang, lebih baik tanggalkan alas kaki berhak Anda.
sandal tumit tinggi,sepatu hak tinggi wanita
Greetings, You write some great blogs. I verify back here usually to find out should you have kept up to date. I idea you possibly can desire to know, as soon as I click your RSS feed it re-directs me to another website.